Desain Rumah Moderen Idaman di Era Milenial

By | 30/01/2020

Fasad rumah memainkan peran penting dalam citra rumah. Penampilan fasad menunjukkan karakter rumah dan bahkan selera penghuninya. Terutama untuk desain rumah modern yang memiliki kekhasan sendiri. Desain modern rumah terlihat dari fasadnya.

1. Rumah impian tropis modern berlantai dua

Rumah tropis modern dihubungkan dengan desain atau konsep ruang terbuka, yang memfasilitasi dekorasi, seperti furnitur yang menyesuaikan dengan kepribadian Anda. Ciri khas rumah tropis modern adalah memiliki atap, langit-langit tinggi, banyak bukaan, dan respons terhadap cuaca.

Tujuan tanggap cuaca adalah supaya desain rumah tahan dengan curah hujan tinggi dan panas matahari, seperti cuaca di Indonesia. Penambahan kolam akan membuat rumah tropis modern menjadi lebih indah dan segar.

Bagi mereka yang menyukai bahan kayu dan yang ingin mengaplikasikannya di tampilan depan (fasad) rumah, cobalah untuk mendesain pola kayu sehingga tidak monoton. Ukuran papan kayu yang berbeda juga dapat memiliki efek yang signifikan.

2. Rumah impian dengan taman.

Tidak masalah berapa banyak tanah yang Anda miliki, sebisa mungkin menyediakan area khusus taman karena propertinya cukup banyak. Taman dapat memberikan pemandangan segar untuk mata dan udara yang baik untuk rumah. Perpanjangan rumput hijau juga secara tidak langsung baik untuk mata yang lelah.

Mengutip, jika mata merasa lelah setelah melihat perangkat atau komputer, istirahatkan mata Anda secara teratur dengan aturan ‘20 -20-20 ‘. Setiap 20 menit, lihat ke arah lain selama 20 detik dari layar baca atau perangkat, dan lihatlah jaraknya sekitar enam meter (20 kaki).

Tips dari CASA Indonesia: pembuatan rumah hijau dengan area taman minimal dapat dilakukan melalui perencanaan rumah yang dirancang sebagai taman vertikal. Tidak hanya mempercantik rumah, fasad hijau ini juga berfungsi sebagai pelindung sinar matahari langsung.

Betapa beruntungnya jika Anda bisa mendapatkan rumah yang terletak di pusat kota dan strategis di mana saja. Namun seringkali, kebisingan kota sangat mengganggu. Untuk mengantisipasi kebisingan dari tengah kota, letakkan bangunan rumah ke dalam setelah GSB sehingga ada jarak dari jalan-jalan di sekitarnya.

Disarankan, rumah dirancang menghadap ke utara dan selatan untuk menjaga kelembapan dan sekaligus menjadi latar belakang bayangan matahari. Desainnya juga fasad atau sepertinya rumah yang cukup tertutup untuk menjaga privasi.

Orientasi dapat dimaksimalkan ke arah pekerjaan melalui ruang terbuka dalam bentuk halaman dalam dan kolam renang. Maka Anda akan mendapatkan kedamaian pribadi di rumah, seperti di kompleks.

3. Rumah impian kecil

Tanah di kota Jakarta dan sekitarnya semakin terbatas, sehingga ukuran bangunan juga menyesuaikan dengan ketersediaan. Kepraktisan adalah faktor utama dalam memilih untuk tinggal di rumah kecil. Faktor ini juga membuat sebagian besar orang tertarik untuk memilih tipe kecil, seperti loteng, studio, ceruk dan convertible. Tetapi meskipun itu dianggap sebagai ruang minimum, itu tidak berarti bahwa rumah-rumah kecil tidak bisa nyaman dan terlihat elegan.

Untuk fasad atau bagian depan rumah, pilih warna cat yang cerah, gandakan bukaan dengan kaca dan hindari bahan yang terlalu beragam. Warna-warna cerah memberi kesan ruang yang luas, baik di dalam maupun di luar ruangan.

4. Rumah impian dengan teras.

Salah satunya adalah bagian dari teras rumah, yang tidak selalu menjadi tempat menerima tamu. Teras adalah ruang transisi dari ruang luar ke ruang di dalam rumah dan sebaliknya. Teras dapat menjadi tempat untuk bersantai di pagi hari sambil minum kopi untuk mengumpulkan mood.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *