Mengenal Ragam Perbedaan Sablon Manual dan Sablon Digital

By | 26/03/2019

Ragam perbedaan sablon manual dan sablon digital masing-masing punya kelebihan dan kekurangan, yang akan dibahas pada artikel di bawah ini.

Ada dua jenis metode sablon yang sering digunakan yaitu sablon manual dan digital. Sablon manual lebih memanfaatkan tenaga manusia dengan menggunakan peralatan seperti meja sablon, rakel, screen, papan kaos, noken, dan lampu Afdruk.

Sedangkan sablon digital dikerjakan menggunakan mesin printer bertinta khusus yang bekerja dengan mencetak desain sablon pada kain. Lebih jelasnya, berikut beberapa ragam perbedaannya.

Kualitas Sablon

Image Source: hygmatic.com

Sablon secara manual, walaupun cenderung digunakan untuk desain yang sederhana untuk masalah ketahanan sablon manual lebih bisa dipercaya. Sablon ini selain menghasilkan kualitas yang bagus, Anda juga bisa menggunakan tinta umum yang tidak terlalu mahal untuk proses produksi.

Tetapi perlu diingat bahwa hasil cetakan pada sablon manual sangat bergantung pada tenaga manusia yang mengerjakannya. Jika yang mengerjakannya punya keterampilan yang baik maka hasil dari sablonan pun pasti bagus, begitu juga dengan sebaliknya.

Lain halnya  dengan teknik sablon digital yang mampu  menghasilkan desain presisi dan sesuai dengan gambar yang diminta. Tetapi untuk metode jenis ini dibutuhkan tinta yang benar-benar bagus untuk menghasilkan sablon yang awet, dan harga tinta yang berkualitas cenderung mahal.

Warna Sablon

Ragam perbedaan sablon manual dan sablon digital selanjutnya yaitu banyaknya pilihan warna. Sablon manual cenderung tidak diuntungkan, karena warna yang dihasilkan sangat terbatas. Jika ingin menciptakan perpaduan maka harus dilakukan percobaan dengan mencampur beberapa warna.

Dalam hal mencetak warna, sablon digital dapat menghasilkan warna bergradasi sehingga cukup banyak pilihan warna yang dapat Anda cetak menggunakan printer ini. Maka dari itu metode sablon digital mulai banyak digunakan karena memberi hasil yang sesuai dengan gambar.

Kecepatan Sablon

Kecepatan sablon manual sangat bergantung dengan luas tempat produksi yang digunakan. Ditambah lagi jika terdapat banyak karyawan, dan  kondisi cuaca yang mendukung maka berapa pun jumlah produksi sablon yang diminta bisa diatasi.

Tetapi untuk masalah kecepatan produksi, sablon digital tentu saja lebih unggul, hal ini memang sesuai mengingat harga printernya yang masih berkisar di angka puluhan juta. Jasa Sablon Kaos digital mampu mengerjakan hingga puluhan sablon setiap harinya.

Menghasilkan Jenis sablon yang Bervariasi

Untuk membuat jenis variasi seperti sablon pigment, rubber, timbul, dan sebagainya sablon manual memiliki hasil yang cukup bagus asalkan dikerjakan oleh ahlinya. Sedangkan sablon digital yang lebih mengutamakan hasil print yang merata kurang mampu untuk melakukannya.

Karena membutuhkan ketelitian untuk menghasilkan jenis sablon seperti diatas maka sablon manual lah yang lebih unggul. Sebenarnya pada beberapa printer digital sudah bisa digunakan untuk sablon yang bervariasi, namun kekurangannya tidak bisa digunakan untuk pengerjaan dengan jumlah besar.

Banyaknya Kuantitas Produksi

Berbanding terbalik dengan kecepatan, jika menyangkut jumlah pesanan yang banyak maka sablon secara manual adalah pilihan yang cukup bijak. Namun, tentu saja hal ini harus dibarengi kemampuan produksi perusahaan tersebut dan jumlah tenaga manusia di dalamnya.

Sablon digital yang pada dasarnya adalah mesin, sebenarnya cukup mampu untuk memproduksi banyak sablon. Tetapi yang namanya mesin tidak akan luput dari kerusakan yang bisa diakibatkan oleh kelebihan beban produksi, hasil sablon digital pun kurang maksimal jika dalam jumlah besar.

Seperti itulah beberapa ragam perbedaan sablon manual dan sablon digital terlihat bahwa semuanya memiliki keunggulan tersendiri. Jika Anda ingin hasil yang cepat maka bisa menggunakan printer digital, sedangkan untuk hasil yang maksimal maka gunakanlah metode manual.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *