Tasmiyah Pada Acara Aqiqah

By | 26/06/2020

Apa yang pertama kali terfikirkan oleh seorang ayah ketika mendengar berita bahwa istrinya hamil? Yaa, selain syukur kebanyakan orang langsung terfikir untk mencarikan nama yang baik untuk anaknya. Itulah yang disebut tasmiyah.

Tasmiyah merupakan pemberian nama kepada anak yang baru lahir di muka bumi ini. Seorang anak wajib diberi nama agar mudah dikenali. Tidak ada yang lebih berhak memberi nama kepada bayi kecuali orang tua atau keluarga si bayi.

Tasmiyah atau pemberian nama ini biasanya erat kaitannya dengan aqiqah karena waktunya yang hampir sama. Banyak ahli ilmu yang menyarankan agar tasmiyah bersamaan dengan aqiqah, yaitu hari ke 7 setelah kelahiran sang bayi.

Pada zaman dahulu Nabi Muhammad Sollallohu Alaihi Wasallam sering memberi nama-nama yang baik kepada kaum muslimin. Beliau juga pernah mengganti nama seseorang yang memiliki arti buruk.

Dalam sejarah pernah ada sahabat yang bernama Hazan, kemudian Beliau SAW ganti menjadi Sahal. Bahkan Nabi Muhammad SAW pernah mengganti nama suatu daerah bernama Azrah menjadi Khadhrah, karena artinya kurang baik.

Dengan demikian maka nama adalah hal yang sangat penting dalam agama Islam. Hendaknya memilih nama-nama yang baik untuk anak dan cucu.

Nabi Muhammad SAW pernah bersabda “Sesungguhnya kalian akan dipanggil nanti di hari kiamat dengan nama-nama kalian dan bapak-bapak kalian. Maka perbaguslah nama-nama kalian” (HR. Riwayat Ahmad, Abu Daud dan Addarimi)

Beberapa Nama yang Diutamakan

Keluarga disunnahkan untuk memberi nama-nama yang baik yaitu yang dicintai oleh Allah dan Rosulnya, atau yang semisal dengannya. Misalnya, Abdulloh, Muhammad, Abdul Rohim, Abdul Rahman dan seterusnya.

Bisa juga dengan mengambil nama-nama keluarga dan sahabat Nabi Muhammad SAW, seperti Umar, Salman, Khodijah, Aisyah, Fatimah dan seterusnya. Anda juga bisa memilih penggalan kata atau nama yang ada dalam al-Qur’an yang memiliki arti baik.

Orang tua boleh saja memberi nama yang unik dan khas pada anaknya, tapi alangkah baiknya diselipi nama-nama yang diutamakan seperti di atas.

Nama yang Dilarang

Nama yang dilarang dalam islam tentu saja nama yang artinya tidak baik atau tidak pantas. Kemudian nama-nama yang artinya dibenci oleh Allah. Misalnya saja abdul ka’bah (hambanya ka’bah), yesus (tuhannya kristen) dan seterusnya.

Kemudian nama dari berbagai bahasa yang artinya tidak baik, maka sebaiknya diganti dengan yang lebih baik.

Hindari nama-nama orang yang sudah terkenal tidak baik di masa lalu, misalnya abu lahab, Fir’aun, Namrud dan lain-lain.

Itulah sedikit uraian yang dapat kami sampaikan mengenai tasmiyah atau pemberian nama pada bayi. Jika Anda menghendaki silakan fokus pada pemberian nama bayi, dan untuk urusan aqiqah serahkan kepada jasa aqiqah jakarta.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *